This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 27 Februari 2014

Psikologi dalam Tubuh Militer

Di era modern seperti saat ini militer tidak lagi berperang secara fisik melalui angkat senjata. Dalam berperang tidak lagi digunakan kompetensi ilmu fisika, kimia dan teknologi informasi, tapi dalam perkembangnnya mulai menggunakan ilmu psikologi.
“Dalam perkembangannya kini ilmu psikologi mempunya peran dalam militer”, ujar Kapten Ariyanto, S. Psi, alumni Psikologi UII pada Kolokium Aplikasi Psikologi dalam Militer di Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya UII, Kamis (26/9)

Filsafat dan Psikologi Bergandengan Tangan

PENGERTIAN PSIKOLOGI

Apa itu psikologi     :secara etimologis,istilah psikologis berasal dari yunani yaitu dari kataPSYCHE  yang bararti jiwa dan LOGOS yang berarti ilmu.
Jadi secara harfiah,psikologi berarti ilmu jiwa,atau ilmu yang mempelajari tentang gejala-gejala kejiwaan.begitulah,untuk rentang waktu yang relatif lama,terutama ketika psikologi masi merupakan bagian atau cabang dari filsafat.tetapi sejak psikologi berdiri dari ilmu induknya.filsafat  mulailah timbul kesulitan-kesulitan karna salah satu tuntutan ilmu pengetahuan adalah bahwa hal-hal yang dipelajari dalam itu harus dapat  dibuktikan dengan nyata padahal untuk membuktikan adanya jiwa sebagai sesuatu yang nyata adalah tidak mungkin,apalagi untuk mengukur atau menghitungnya dengan alat-alat yang objektif bertitik tolak dari anggapan psikologi haruslah melalui mempelajari sesuatu yang nyata (kongkrit).

Sisi Gelap Praduga Terhadap Ilmu Psikologi

Artikel ini pindahan dari bagian artikel Psikologi. Gw ngerti memang ada kontroversi, tapi kayanya dalam artikel ini banyak yang merupakan riset sendiri dan opini yang tercampur dengan karya ilmiah yang telah diterbitkan.
Bisa tolong kasi referensi dari mana aja pernyataan2 di artikel ini diambil?Hariadhi - Ngobrol 13:41, 21 Januari 2007 (UTC)
Hmmmm, mengenai tulisan Argumentasi Negatif Tentang Ilmu Psikologi. Saya rasa penilaiannya terlalu dangkal dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sangat subyektif dan tidak disertai referensi-referensi yang mendukung. Mohon dipertimbangkan lagi mengenai tulisan ini. Thanx..!